Jari telunjuk Pipit Miatun (23) terus meraba kertas yang ada di pangkuannya. Seiring dengan itu, lantunan ayat suci Al Quran mengalun dari mulutnya. Pipit, biasa ia disapa, merupakan salah satu penyandang tunanetra. Remaja kelahiran Desa Munggut,

Kecamatan Wungu, Kabupaten Madiun itu tidak bisa melihat sejak lahir. Alhasil, ia tidak bisa membaca seperti orang normal pada umumnya. Termasuk
Bagikan ke Facebook

Artikel Terkait

Tidak ada artikel lain dengan kategori serupa.

Menu Navigasi